Pekanbaru

Polresta Pekanbaru Tekan Pelanggaran Lalin di Operasi Zebra, Truk ODOL Ikut Ditindak

×

Polresta Pekanbaru Tekan Pelanggaran Lalin di Operasi Zebra, Truk ODOL Ikut Ditindak

Sebarkan artikel ini
Screenshot

RIAU ONLINE,PEKANBARU-Operasi Zebra Lancang Kuning 2025 yang digelar Satlantas Polresta Pekanbaru memasuki pekan kedua dan terus menekan angka pelanggaran lalu lintas.

Dalam razia yang berlangsung di Jalan Soekarno Hatta, petugas kembali menemukan banyak pelanggaran. Sebanyak 105 pengendara diberikan teguran, mayoritas karena tidak menggunakan helm.

Wakasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Kamaludin mengatakan, Operasi Zebra akan berlangsung hingga 30 November 2025. Dari evaluasi minggu pertama, tercatat 723 teguran dan 1 tilang, sementara pekan kedua masih didominasi pelanggaran oleh pengendara roda dua.

“Untuk kegiatan hari ini tidak ada penilangan. Kami lebih mengedepankan edukasi agar masyarakat patuh aturan. Mayoritas pelanggar adalah pengendara motor yang tidak memakai helm,” ujar AKP Kamaludin.

Selain tak memakai helm, petugas juga menemukan pelanggaran lain seperti kendaraan melawan arus dan motor tanpa TNKB. Dalam operasi ini, polisi menerapkan hunting system, yakni menghentikan langsung pengendara yang tertangkap melakukan pelanggaran saat melintas.

Baca Juga  Polda Riau Modernisasi Sistem Komunikasi di Polsek Lubuk Batu Jaya

Penindakan juga dilakukan terhadap truk Over Dimension and Over Loading (ODOL) yang masuk ke kota di luar jam yang diperbolehkan. Seorang sopir berdalih mengikuti rute dari aplikasi Google Maps, namun petugas tetap memberikan teguran dan memintanya keluar dari jalur perkotaan.

“Untuk kendaraan ODOL tetap kita tindak. Jika belum waktunya melintas, kita minta putar balik atau menunggu hingga jam masuk kota,” tegasnya.

Dalam razia yang sama, seorang perempuan pengendara Honda Beat BM 6742 AAE turut diberhentikan karena melawan arus di depan gudang Bigland. Ia langsung diberikan surat teguran dan mengakui kesalahannya.

AKP Kamaludin menegaskan bahwa Operasi Zebra tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga sebagai upaya preventif untuk menekan potensi kecelakaan lalu lintas.

“Keselamatan adalah yang utama. Kami berharap masyarakat semakin disiplin, memakai helm, tidak melawan arus, dan mematuhi rambu lalu lintas,” tutupnya.

Baca Juga  Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Polda Riau Cetak Duta Hijau dari Kalangan Pelajar