Rokan Hulu

Warga Dusun Lubuk Ngarai Hingga Kini Belum Menikmati Listrik dan Jalan Aspal

Warga Dusun Lubuk Ngarai Hingga Kini Belum Menikmati Listrik dan Jalan Aspal

Rokan Hulu(matariau.com)- Sekitar 39 Kepala Keluarga warga Dusun Lubuk Ngarai Desa Lubuk Napal, Kecamatan Rambah Samo, hingga kini belum menikmati penerangan listrik PLN.

Diakui seorang warga Dusun Lubuk Ngarai, Edi, Selasa (13/2/2018) menyebutkan, jarak dusun mereka dengan kantor desa hanya sekitar 2 km. Namun, dusun paling ujung di Desa Lubuk Napal selain belum menikmati listrik juga butuhkan perbaikan jalan aspal.

“Karena, sejak dimekarkannya desa kami yang juga sebagai kawasan langganan banjir, kami belum pernah menikmati penerangan listrik. Juga jalan yang hanya bentuk pengerasan bila hujan becek, sehingga diharapkan bisa ditingkatkan menjadi jalan aspal. Sudah berulang kami hal ini kami sampaikan, baik melalui Musrembang desa namun hasilnya nihil,” sebut Edi.

Sikapi pernyataan warga Dusun Lubuk Ngarai, Kepala Desa (Kades) Lubuk Napal, H.Syofyan membenarkannya. Dirinya juga mempertanyakan, komitmen Pemkab Rohul terhadap usulan yang setiap tahunnya disampaikan ke Musrembang kecamatan dan Kabupaten kebutuhan listrik warga Dusun Lubuk Ngarai termasuk peningkatan jalan aspal.

Sebut mantan Pjs Kades Rambah Samo di era reformasi sebelum dimekarkan menjadi enam desa termasuk desa induk di Rambah Samo, dirinya juga heran dengan lambatnya realiasi usulan yang disampaikan desa, hingga ke kecamatan dan Kabupaten.

“Sementara usulan listrik dan jalan aspal merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Sudah tiga Bupati di Rohul usulan kita tidak pernah direaliasikan, berharap kepemimpinan baru Bupati Sukiman ini, usulan masyarakat bisa direaliasikan nantinya,” harap Kades H Syofyan.

Kades H Syofyan juga mengakui, awalnya Desa Rambah Samo saat era reformasi dikemarkan menjadi enam desa termasuk 1 desa induk, dan kini dimekarkan Desa Teluk Aur, Lubuk Napal, Sungai Kuning, Lubuk Bilang serta Desa Sungai Salak. Pemekaran itu, buah dari perjuangan masyarakat.

“Namun sejak dimekarkan hingga saat ini, apa yang sudah dibuat Pemkab Rohul untuk desa kita. Jalan sepanjang 3 km dari jalan lintas hingga ke Dusun paling ujung Dusun Ngarai ke kantor desa kita belum diaspal. Termasuk penerangan listrik di dusun tersebut yang sangat dibutuhkan masyarakat, kita harapkan ini bisa terealiasi karena ini sudah kita sampaikan setiap tahunnya di Musrembang kecamatan maupun kabupaten,” tegas H Syofyan.

Di Desa Lubuk Napal sendiri jelas Syofyan lagi, terbagi menjadi 3 dusun, dengan jumlah penduduk 1500 jiwa dan 420 KK. Hampir 80 persen penduduk di desa Lubuk Napal bermata pencarian berkebun karet dan berladang tahunan serta sebagian kecil kebun kelapa sawit.

“Ada sekitar 80 persen di desa kita sebagai petani, sebagian buruh dan sebagian lagi PNS serta ada beberapa diantaranya berprofesi sebagai TNI. Masyarakat sudah lelah, mengenai permasalahan tersebut dan kita sangat prihatin, apalagi tiang listrik yang ada juga di bawah standar hanya disanggah besi seukuran lengan dan paha orang dewasa,”

“Tiang listrik yang ada tidak layak, dan seharusnya diganti PLN. Serta bisa merealiasikan keinginan masyarakat, baik listrik maupun jalan aspal. Berharap di bawah kepemimpinan H. Sukiman semua keinginan masyarakat bisa terealisasi,” Harap Kades Syofyan.(dr)//

 


Komentar