Bisnis

TRCK Rohul Akan Dimerger Dengan Bina Marga Pengairan

TRCK Rohul Akan Dimerger Dengan Bina Marga Pengairan
Kepala Bapeda Rohul, Nifzar

ROKAN HULU- Sejumlah SKPD di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) akan Dimerger. Ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan rancangan peraturan pemerintah tentang organisasi perangkat daerah sesuai yang di amanatkan UU 23 tahun 2014 dan PP 18 Tahun 2016.

 

Dari Informasi yang berhasil dihimpun, 36 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di Kabupaten Rokan Hulu saat ini, jumlahnya akan di kurangi menjadi  menjadi 24 Organisasi Perangkat Daerah. Disamping karena adanya sebagian Kewewnangan daerah yang Ditarik pemerintah pusat dan Provinsi sesuai UU 23 Tahun 2014, Perampingan itu juga di sebebakan karena Penggabungan beberapa SKPD .

 

Salah Satu SKPD yang Bakal di Marger yakni Dinas Tata Ruang Dan cipta Karya (TRCK), yang Bakal dimarger dengan Dinas Bina Marga Dan Pengairan (BMP).  Penggabungan dua Instansi Besar ini, dibenarkan Kepala Kepala Badan perencanaan Pembangunan Daerah (BAPEDA) Kabupaten Rokan Hulu Nifzar Rachman. Menurutnya, penggabungan Dinas TRCK Rohul Dengan Dinas  Bina Marga dan Pengairan (BMP) ini, diperoleh dari hasil Validasi , Meping dan Juga Skoring  penyesuaian kewenangan unsur dan tanggung jawab SKPD.

 

“Akan ada penggambungan Antara Dinas TRCK Rohul Dengan Bina Marga karena secara Skoring, TRCK dan Dinas Bina Marga tidak bisa dipisah, karena urusanya menyangkut pekerjaan umum. Setelah di gabung kedua dinas tersebut akan menjadi satu dinas, yakni  Dinas Bina Marga Cipta Karya Dan Sumber Daya Air,”  ungkapnya.

 

Penggabungan Dinas TRCK Rohul dengan Bina Marga Dan Pengairan ini cukup mengejutkan. pasalnya selama ini dua SKPD tersebut merupakan SKPD Dengan Anggaran, dan juga beban Kerja yang besar. Meski Membenarkan adanya rencana penggabungan Dinas TRCK Rohul dengan Bina Marga,  Nifzar mengaku, bahwa Keputusan pengabungan dua instansi tersebut belum bersifat final dan masih bisa berubah.

 

“Saat ini Dinas Terkait tengah melakukan Konfimasi Ke kementrian masing-masing untuk berkonsultasi serta melengkapi data dan informasi penting yang tertinggal dan  belum masuk dalam maping yang dilakukan  sehingga harus dilakukan revisi ulang terkait beban kerjanya,” ucapnya. 

 

Berbeda dengan Dinas TRCK Rohul yang akan di marger Dengan Dinas Bina Marga, Dinas Koperasi Peindusrian dan perdagangan (Diskoperindag) justru akan di pecah menjadi 2 dinas, yakni  Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menegah dan Dinas  Perindustiran dan Perdagangan. Sementara Ekonomi kreatif sedang dirumuskan nomenklaturnya apakah akan menjadi bagian dari Dinas kebudayaan pariwisata atau masuk dalam SOTK  Dinas  Perindustiran dan Perdagangan.

 

“Secara skoring dan eksisteng, koperasi hampir tidak terberdayakan, maka kita akan buat Koperasi ini  satu dinas sendiri walaupun itu sifatnya tipe B atau tipe C,” katanya.

 

Rencanya draft Opd bari ini akan diserahkan ke DPRD rohul dalam Bentuk Ranperda pada awal September mendatang. Diharapkan Pembhasan Ranperda OPD ini dapat dilakuklan secara Simultan dengan Pembahasan KUA PPAS 2017 sesuai SE mendagri Nomor 061 Tahun 2016.***[rls]

 


Komentar