Rokan Hulu

TNI di Rohul Distribusikan Benih Jagung ke Petani

TNI di Rohul Distribusikan Benih Jagung ke Petani

Rokan Hulu(matariau.com)-Peran Tentara Nasional Indonesia (TNI), dalam mensukseskan bidang ketahanan pangan serta mensukseskan bidang pertanian semakin nyata.

Peran itu, juga dilakukan para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 02 Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) di bawah naungan Kodim 0313/ KPR. Bukan hanya sebagai penyuluh, para anggota TNI juga langsung turun ke sawah dan aktif kawal pendistribusian bantuan dari pemerintah untuk petani.

Seperti dilakukan Babinsa Koramil 02/Rambah, Serka Darmansyah, Serka Yendri, Kopda Mashuda, Serda Sarbaini Lubis dan Sertu SB Pandiangan, mereka juga mengawal pendistribusian benih jagung bantuan dari pemerintah di desa binaannya masing-masing.

Kemudian, benih jagung hibrida varietas Bisi bantuan yang bersumber dari APBN. Dalam pendistribusian, para Babinsa Koramil 02/Rambah ikut memantau dan mengawal, sehingga bantuan pemerintah benar-benar sampai ke petani.

Pada April 2018, petani di lima desa di Kecamatan Rambah mendapat bantuan bibit jagung hibrida varietas Bisi 228, seperti halnya para petani di Desa Menaming, Desa Pematang Berangan, Desa Sialang Jaya, dan Desa Rambah Tengah Utara.

Di Kecamatan Rambah Hilir, hanya di Desa Serombou Indah yang dapat bantuan bibit jagung. Di Kecamatan Rambah Samo, juga hanya Desa Rambah Samo yang menerima bantuan bibit jagung hibrida varietas bisi‎ 228 tersebut.

Kemudian, para Babinsa di jajaran Kodim 0313/ KPR juga berikan motivasi dan semangat ke petani, guna mensukseskan bidang Ketahanan Pangan (Hanpangan) di desa binaannya masing-masing.

"Penyaluran benih jagung bantuan dari pemerintah, langsung didistribusikan ke petani. Dalam pembagian ke petani langsung dipantau di lapangan bersama Babinsa, PPL dan dinas terkait," tegas Danramil 02 Rambah Kapten Inf Syahril, melalui Penerangan Humas Koramil 02 Rambah Koptu Dedy Nofery Samosir, Kamis (12/04/2018).

Itu dilakukan TNI, sebagai upaya berikan kepastian dan meyakinkan ke petani, bahwa bantuan benih jagung dari pemerintah dapat meringankan beban mereka. Berharap, supaya tidak ada oknum yang menyalagunakan bantuan itu nantinya.

Diakui Koptu Dedy, kegiatan pertanian kini sudah berjalan  sejak beberapa tahun. TNI bersama pemerintah, sat ini akan terus melakukan upaya, kesepakatan dalam penandatanganan perjanjian MOU untuk mewujudkan Swasemada Pangan dalam membantu petani.

Apalagi, dalam menghindari lonjakan harga yang dapat melumpuhkan ekonomi masyarakat, TNI dan pemerintah terus lakukan upaya terjun langsung, pengawasan, serta pendampingan kepada kelompok tani atau Poktan, melalui Babinsa dan PPL, baik penyuluhan, termasuk pendistribusian bibit, pupuk dan pestisida.

"TNI akan selalu mendorong petani berimprovisasi dan berinovasi, dalam mengikuti perkembangan teknologi pertanian di masa kini. Agar ini dapat memberikan manfaat yang positif bagi petani di dalam mencapai kesejahteraan," harap Koptu Dedy.(F)//


Komentar