Rokan Hulu

Maraknya Kasus Pencabulan Anak,Ketua DPRD Rohul Nyatakan Pentingnya Peran Tokoh

Maraknya Kasus Pencabulan Anak,Ketua DPRD Rohul Nyatakan Pentingnya Peran Tokoh

Rokan Hulu(matariau.com)-Saat ini, kasus pencabulan anak di bawah umur, di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sudah sangat cukup memprihatinkan. Apagi, sebagian besar pelakunya orang terdekat korban. Bukan hanya tetangga atau orang dikenal, malahan ada ayah kandung juga ayah tiri korban.

Sikapi maraknya kasus pencabulan anak di bawah umur, Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH, dirinya merasa miris perkara pencabulan anak di bawah umur masih saja tetap terjadi.

"Jadi dalam permasalahan ini, peran tokoh seluruh elemen menurut saya dibutuhkan. Berharap, di lingkungan masing-masing lakukan pembinaan terhadap anak muda kita, sehingga remaja masjid mari kita gerakkan‎ dan lakukan kegiatan positif lainnya seperti olahraga" saran Ketua DPRD Rohul Kelmi.selasa(10/4/18).

kelmi juga berpesan, bahwa kegiatan positif dapat mengurangi angka kriminalitas serta kejahatan di lingkungan masyarakat, baik itu kasus pencabulan anak di bawah umur, pencurian, narkoba dan lainnya, kemudian penegakan hukum tetap dilakukan.

Kemudian mengenai vakumnya Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Rohul sejak beberapa tahun terakhir ini,diakui Kelmi tidak menjadi keharusan ada.

ungkapnya lagi tetapi,bila pemerintah daerah memandang KPAID diperlukan maka DPRD Kabupaten Rohul selalu siap mendorong dan melakukan seleksi untuk perekrutan komisioner KPAID yang baru.

"bila memang KPAID ‎merasa penting, maka segera rumuskan. Kita akan seleksi bila memang diperlukan," sebut Kelmi.(dr)//


Komentar